'Marquez Seharusnya Didiskualifikasi'
Pengamat MotoGP Carlo Pernat menilai Marc Marquez seharusnya didiskualifikasi di balapan berikutnya. Menyusul aksi brutalnya pada Valentino Rossi di Argentina.
Pebalap Honda Repsol itu menjalani balapan horor di Sirkuit Termas de Rio Hondo. Setelah melawan arah demi menghidupkan kembali motornya yang sempat mogok jelang start, Marquez juga terlibat insiden serius dengan dua pebalap lainnya.
Pertama, juara dunia enam kali itu menyeruduk Aleix Espargaro, meski pebalap Aprilia itu masih bisa mengendalikan motornya. Namun, kejadian di penghujung balapan dengan rival beratnya, Rossi, menjadi puncaknya.
Marquez memaksa untuk menyalip dari sisi dalam pebalap Yamaha itu. Keduanya lantas sentuhan dan sama-sama melebar. Namun, malangnya, Rossi kemudian jatuh setelah motornya menyentuh pinggir lintasan yang berumput. Dia pun mesti finis 19, di belakang Marquez setelah mendapatkan hukuman penalti 30 detik.
Pernat merasa hukuman Marquez tidak cukup. Eks pebalap Loris Capirossi didiskualifikasi di balapan berikutnya setelah menyenggol Marcellino Lucchi sampai jatuh tak lama setelah start seri Italia kelas 250cc pada 1999. Marquez dinilainya layak diganjar hukuman serupa.
"Marquez kesurupan, Anda tidak bisa memahami apa yang dia coba lakukan. Dia menyenggol Aleix Espargaro dan hanya turun satu posisi. Kemudian 'pemanisnya' adalah manuver gila dan tidak benar pada Rossi, yang menyebabkan pebalap yang disebut terakhir jatuh. Mereka menghukum Marquez dengan penalti 30 detik, tapi siapa yang memberi poin kepada Valentino?," kata Pernat di GPOne.





Comments
Post a Comment